Minggu, 28 Juni 2020


Jerawat dikalangan remaja

JERAWAT DI KALANGAN REMAJA
Antung Cahaya
Program Studi S1 Farmasi
STIKES BORNEO LESTARI BANJARBARU

A. Pendahuluan
      Jerawat (acne) adalah gangguan pada kulit yang berhubungan dengan produksi minyak (sebum) berlebih. Hal tersebut menyebabkan peradangan serta penyumbatan pada pori-pori kulit. Peradangan ditandai dengan munculnya benjolan kecil (yang terkadang berisi nanah) di atas kulit. Gangguan kulit ini biasa terdapat di bagian tubuh dengan kelenjar minyak terbanyak, yaitu di wajah, leher, bagian atas dada, dan punggung.
      Pada remaja, jerawat lebih sering terjadi pada pria dibanding wanita. Namun saat memasuki usia dewasa muda, jerawat lebih mudah terjadi pada wanita dibanding pria. Umumnya jerawat terjadi di usia 14-17 tahun pada wanita, 16-19 tahun pada pria. Walau tak menutup kemungkinan bahwa jerawat juga bisa hadir di usia yang lebih dewasa.
      Pada dasarnya jerawat bukanlah penyakit berbahaya. Ini adalah kondisi umum yang bisa terjadi pada siapa pun. Meski demikian, jerawat dapat meninggalkan bekas-bekas luka (acne scar), yaitu jaringan parut akibat penyembuhan jerawat yang tidak sempurna. Hal ini seringkali mengurangi kepercayaan diri orang yang mengalaminya.

B. Isi
      Salah satu penyakit kulit yang selalu mendapat perhatian bagi para remaja dan dewasa muda adalah jerawat atau dalam bahasa medisnya acne vulgaris. Penyakit ini tidak fatal, tetapi cukup merisaukan karena berhubungan dengan menurunnya kepercayaan diri akibat berkurangnya keindahan wajah penderita (Yuindartanto, 2009). Meskipun Acne vulgaris tidak menimbulkan fatalitas, tetapi Acne dapat cukup merisaukan karena berhubungan dengan menurunnya kepercayaan diri akibat berkurangnya keindahan pada wajah penderita (Efendi, 2008).
      Acne vulgaris adalah suatu keadaan dimana pori-pori kulit tersumbat sehingga timbul bruntusan (bintik merah) dan abses (kantong nanah) yang meradang dan terinfeksi pada kulit. Jerawat sering terjadi pada kulit wajah, leher dan punggung. Baik laki-laki maupun perempuan (Susanto, 2013).Acne dikatakan hingga 80% populasi pada satu saat. Gambaran khas adalah timbul pada remaja, sering kali yang sedang mengalami tanda-tanda awal pubertas, dengan beragam lesi yang hilang timbul. Dapat ditemukan beberapa jenis kulit lesi (Bourke, 2011).
      Adapun berbagai faktor. Penyebab acne sangat banyak (multifactorial), antara lain : genetik, endoktrin, faktor makanan, keaktifan, dari kelenjar sebasea sendiri, faktor psikis, iklim, infeksi bakteri (Propionibacterium acnes), dan kosmetika (Victor, 2010). Insidensi tertinggi terdapat pada perempuan antara umur 14–17 tahun dan pada laki-laki antara umur 16–19 tahun. Tetapi dapat pula timbul pada usia di atas 40 tahun dan penyakit ini dapat pula menetap pada usia lanjut. 10% kasus didapat pada usia 30–40 tahun. Bentuk yang lebih berat dari akne terdapat pada kira-kira 3% lakilaki, lebih jarang pada perempuan (Rahmawati, 2012).
      Perilaku sosial, psikologis, dan emosional yang berasal dari akne telah dilaporkan mirip dengan perilaku yang terdapat pada epilepsi, asma, diabetes, dan artritis. Pasien akne yang diperiksa di pusat pelayanan tersier cenderung mengalami depresi, kecemasan, menarik diri dari pergaulan sosial, kemarahan, serta cenderung tidak memiliki perkerjaan dibandingkan dengan yang tidak mengalami akne (Andri, 2009). Penyakit kulit bukan merupakan penyakit yang berbahaya namun mempunyai dampak yang besar bagi para remaja baik secara fisik maupun psikologik dapat menimbulkan kecemasan dan depresi. Wajah yang berjerawat akan berpengaruh pula pada perkembangan psikososial termasuk kepercayaan diri (Saragih, 2016).
      Remaja dalam perkembangannya, dihadapkan oleh berbagai perubahan mencakup perubahan biologis dan psikologis. Perubahan biologis yang terdiri dari peruahan fisik merupakan pencetus yang berdampak pada tahap psikis. Perubahan kondisi fisik inilah yang berpengaruh pada kepercayaan diri. Penampilan fisik seperti wajah berjerawat yang tidak sesuai dengan gambaran ideal seorang remaja akan menimbulkan ketidakpuasan sehingga menimbulkan rasa kurang percaya diri (Ompi, 2016).

C. Kesimpulan
      Jerawat (acne) adalah gangguan pada kulit yang berhubungan dengan produksi minyak (sebum) berlebih. Hal tersebut menyebabkan peradangan serta penyumbatan pada pori-pori kulit. Peradangan ditandai dengan munculnya benjolan kecil (yang terkadang berisi nanah) di atas kulit. Gangguan kulit ini biasa terdapat di bagian tubuh dengan kelenjar minyak terbanyak, yaitu di wajah, leher, bagian atas dada, dan punggung. Adapun berbagai faktor. Penyebab acne sangat banyak (multifactorial), antara lain : genetik, endoktrin, faktor makanan, keaktifan, dari kelenjar sebasea sendiri, faktor psikis, iklim, infeksi bakteri (Propionibacterium acnes), dan kosmetika.

Daftar pustaka
Andri. (2009). Cara Pandang Psikologis Akne Vulgaris:Berhubungan dengan stress dan Gejala Psikiatrik. Bagian ilmu kesehatan jiwa FK UKRIDA. Di unduh dari : http://ejournal.ukrida.ac.id/ojs/index. php/Ked-/article/download/199/195 (di akses tanggal 1 oktober 2016.
Bourke, J, R, G, B & Tim Cunliffe. (2011). Dermatologi Dasar untuk praktik klinik. Jakarta : EGC.
Ompi, E, E. (2016). Hubungan tingkat kepercayaan diri dengan jerawat(acne vulgaris) pada remaja di sma n 7 manado. Diunduh dari http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php /ebiomedik/article/view/11049 (di akses tanggal 8 oktober 2016).
Saragih, D, F. (2016). Hubungan tingkat kepercayaan diri dan jerawat (acne vulgaris) pada siswa-siswi kelas XII di SMA N 1 Manado. Di unduh dari http://ejournal.unsrat.ac.id/index.php /ebiomedik/article/vi-ew/12137 (di askes tanggal 8 oktober 2016).
Yuindartanto, A. (2009). Acne vulgaris. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Diunduh dari http:/yumizone.wordpress.com/20- 09/01/07/acne/ (di akses tanggal 10 oktober 2016
Susanto, R, C. & G A Made Ari M. (2013).Penyakit Kulit Dan Kelamin. Yokyakarta : Nuha Medika.


16 komentar:

  1. Wahhh saya suka sangat bermanfaat infonya๐Ÿ’›

    BalasHapus
  2. terimakasih kk๐Ÿ˜Š sangat bermanfaat sekali..

    BalasHapus
  3. informasinya sangat membantu terimakasih

    BalasHapus
  4. Waaahh saya sungguh terkesan dengan karya kakak, mungkin nanti syaa bisa jadi fans kaka ya hihi... ๐Ÿ˜๐Ÿ˜๐Ÿ˜

    BalasHapus
  5. Terimakasih infonya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  6. Wahh sangat menginspirasi sekali

    BalasHapus
  7. Maksih bnyk informasinya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  8. Sangat bermanfaat untuk menambah pengetahuan. Terimakasih infonya

    BalasHapus
  9. Sangat membantu kaka cantik di tunggu info selanjutnya yaah sangt bermanfaat

    BalasHapus

Jerawat dikalangan remaja JERAWAT DI KALANGAN REMAJA Antung Cahaya Program Studi S1 Farmasi STIKES BORNEO LESTARI BANJARBARU ...